5 Alasan Kamu Harus Menulis

Menulis adalah hal yang dekat dengan keseharian kita. Sedari kecil kita sudah terbiasa menulis. Di bangku sekolah; SD – SMA, hingga bangku kuliah kita tak terlepas dari tugas dan itu mewajibkan kita untuk menulis.

Namun, ada banyak manfaat dari menulis yang kadang kita tidak sadari. Berikut ini 5 Alasan Kamu Harus Menulis;

 

 

  1. Bisa Curcol

 

Yup, dengan menulis kamu bisa curcol alias curhat terselubung. Galau alias pikiran sedang ramai? Gelisah karena dompet menipis padahal belum tanggal tua, bos memberi tugas baru padahal tugas sebelumnya masih menumpuk, pengen banget liburan tapi punya waktu, tugas sekolah atau kuliah sedang banyak –banyaknya padahal kamu lagi banyak masalah, si dia tidak memberi kabar berhari – hari? Tuliskan! Menulis memang tidak akan menyelesaikan semua masalah kamu. Namun, dengan menulis, setidaknya akan meringankan bebanmu.

 

Tak mau malu karena masalahmu diketahui banyak orang? Gampang kok. Kamu bisa memilih salah satu dua cara; untuk masalah yang sangat personal kamu bisa mengatur agar postingan itu cuma kamu yang bisa membacanya, cara lain adalah dengan menyamar. Tak perlu pakai topeng kok. Kamu bisa menuliskan masalah – masalah kamu dengan meminjam orang lain sebagai pelakunya. Seolah –olah yang mengalami itu bukan kamu.

 

Saya sih menyarankan kamu memilih cara kedua. Menulis berarti melepaskan angan dan imajinasi beterbangan. Kamu bisa jadi siapa saja yang kamu inginkan. Dengan menggambarkan masalah itu sebagai masalah orang lain kamu akan dituntut untuk lebih kreatif dalam menulis Kalau sudah terbiasa, kamu bahkan bisa jadi penulis fiksi loh.

 

  1. Sebagai Terapi

 

Tahu Habibie kan? Habibie adalah salah satu lelaki romantis yang ada. Kisah cinta Habibie – Ainun bisa kamu nikmati lewat buku dan film. Saat Ibu Ainun berpulang, Habibie sangat kehilangan dan tentu saja bersedih. Bagaimana Habibie menghilangkan kesedihannya? Habibie menuangkan tulisan dengan menulis. Ada banyak kisah, selain Habibie, tentang bagaimana seseorang bisa bangkit dari kesedihan dengan menulis.

 

Keren Baikie, seorang Psikolog dari Universitas New South Wales, mengemukakan bahwa ketika kita menuliskan peristiwa-peristiwa yang penuh tekanan, emosi dan bersifat traumatis, kesehatan fisik dan mental kita dapat menjadi lebih baik dibandingkan ketika kita menulis dengan topik yang netral. Kesimpulan ini merupakan hasil studi Keren Baikie dengan meminta semua partisipannya untuk menuliskan tiga sampai lima peristiwa dalam waktu 15 menit dan hasilnya benar-benar signifikan.

 

  1. Menambah Rasa Percaya Diri

 

Menulis akan menambah rasa percaya diri. Kok bisa? Bisa dong. Dengan menulis kamu akan terbiasa menuangkan gagasan atau ide secara terstruktur, strategis dan massif. Eh, kok jadi ingat pilpres yah..

 

Semakin sering kamu menulis, kemampuan menuangkan ide dan gagasan akan semakin terasah. Kemampuan menuangkan ide dan gagasan ini akan membantumu mengeluarkan pendapat pada lawan bicara. Kamu akan mudah menjelaskan sesuatu. Juga akan sangat membantu jika kamu menghadiri sebuah forum yang mengharuskanmu berbicara di depan orang banyak.

 

  1. Membuat Kamu Sensitif alias Peka

 

Sensitif di sini bukan berarti kamu mudah geli jika seseorang menyentuhmu loh yah.. Sensitif atau peka di sini berarti berempati pada sekeliling kita. Saat kita ingin menulis tentang sebuah fenomena atau tempat tertentu, kita akan memerhatikan setiap detail tempat atau fenomena yang akan kita tuliskan. Hal ini akan meningkatkan kepekaan kita.

 

Kita akan jadi lebih tahu dan mengenal lebih dalam dari objek tulisan. Misal kita akan menulis tentang sebuah tempat wisata. Biasanya kita akan memerhatikan pengunjung dan pedagang kaki lima di sekitar lokasi wisata itu. Alih – alih menulis tentang keindahan lokasi wisata itu, kamu bisa menggali lebih dalam tentang satu sosok yang kamu jumpai di sana. Dengan begitu, kamu akan lebih tahu kehidupannya dan mengasah kepekaanmu pada sesama manusia.

 

  1. Menambah Teman dan Rejeki

 

Dengan menulis dan memuatnya di blog, tulisan kamu akan tersebar ke mana-mana. Kamu tak akan menyangka siapa saja yang membaca tulisanmu. Semakin banyak tulisan kamu yang tersebar semakin banyak pula yang mengenalmu melalui tulisan. Melalui tulisan jaringan pertemanan akan terbuka lebar. Belum lagi di setiap kota biasanya ada komunitas blogger. Ke manapun kamu pergi, kamu punya teman. Jalan – jalan ke mana pun jadi mengasyikkan. Teman itu rejeki. Iya. Semakin banyak banyak teman, pintu rejeki pun akan semakin terbuka lebar.

 

Rajin menulis juga bisa membuka pintu rejeki. Contohnya: Nunu, salah satu peserta Kelas Menulis Kepo angkatan pertama. Sejak rajin menulis dan ikut lomba blog, rejekinya terbuka lebar. Tiga kali Nunu ikut lomba, tiga kali pula ia memenangkan lomba dengan hadiah tidak sedikit. Terakhir, Nunu memenangkan lomba dan salah satu juri lomba itu adalah seorang dosen National University of Singapore. Juri itu sangat menyukai tulisan Nunu dan menawarinya untuk kuliah di sana.

 

Nah, itulah 5 Alasan Kamu Harus Menulis. Sebenarnya masih sangat banyak manfaat dari menulis. Punya masukan? Saya tunggu di kolom komentar yah..

 

 

*oleh @lelakibugis

Blogger | Pekerja Lepas | Social Media Enthusiast |Traveller Wannabe | Email: lebug@lelakibugis.net | Twitter: @lelakibugis | Blog: lelakibugis.net
Posted in Catatan and tagged , .

Lelakibugis

Blogger | Pekerja Lepas | Social Media Enthusiast |Traveller Wannabe | Email: lebug@lelakibugis.net | Twitter: @lelakibugis | Blog: lelakibugis.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *