Berbagi Bersama Pustaka Balla Kana Jeneponto

Pegiat Pustaka Balla Kana berbagi buku dengan anak-anak Jeneponto

Pegiat Pustaka Balla Kana berbagi buku dengan anak-anak Jeneponto

Jeneponto adalah sebuah kabupaten di selatan kota Makassar, bisa ditempuh dengan perjalanan darat antara 2-2.5 jam. Kabupaten ini entah kenapa sering dianggap sebagai kabupaten yang gersang, padahal tidak selamanya benar. Memang beberapa wilayah Jeneponton cukup gersang dengan dataran rendah yang kering dan ladang garam yang terhampar. Tapi banyak juga wilayah Jeneponto yang hijau dan sejuk.

Selasa 11 Oktober 2016, dua orang perwakilan dari Kepo Initiative yaitu kak Anchu alias Lelaki Bugis dan Daeng Ipul bertandang ke Jeneponto. Mereka berdua memenuhi undangan dari Khrisna Pabichara Daeng Marewa, seorang novelis kelahiran Jeneponto yang juga sering berbagi di Kelas Menulis Kepo.

Daeng Marewa mengundang perwakilan Kepo Initiative untuk berkenalan dengan pegiat Pustaka Ballak Kana di Jeneponto. Pustaka Balla Kana adalah sebuah gerakan literasi anak-anak muda Jeneponto yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan melawan buta aksara di Jeneponto, khususnya di kalangan anak-anak.

Lelaki Bugis dan Daeng Ipul tiba sekira pukul 15:00 WITA di Pustaka Balla Kana yang terletak di Desa Bonto Tangnga Kecamatan Tamalatea, tidak jauh dari lapangan sepakbola Tamalatea. Pustaka Balla Kana ini mengambil tempat di teras rumah seorang kepala lingkungan. Beberapa buku tertata rapi jendela yang disulap menjadi rak buku, juga di beberapa rak buku yang memang disiapkan untuk tetamu.

Setelah beristirahat beberapa jenak, keduanya lalu ikut bersama pegiat Pustaka Balla Kana yang sore itu menjadwalkan berkeliling membawa buku untuk anak-anak di sekitar kota Jeneponto. Mereka membagi diri dalam beberaa kelompok yang lalu menyebar ke beberapa titik. Di atas motor sudah ada buku bacaan, sebagian besar adalah komik dan bacaan untuk anak-anak.

Tiba di sebuah titik yang ramai oleh anak kecil, mereka berhenti dan mengajak anak-anak itu berkumpul. Buku yang dibawa lalu dihampar di mana saja, kadang di rumah-rumah bedeng serupa pos ronda, kadang juga di tanah beralas terpal. Di mana saja asal anak-anak itu bisa membacanya.

Anak-anak itu terlihat begitu antusias, mereka berebutan memungut satu per satu buku yang dibawa. Sesudahnya mereka larut dalam deretan huruf yang terangkai menjadi kata dan kalimat. Suara-suara mereka bertebaran di udara, saling bersahutan dan menceriakan sore yang gerah.

Beberapa anak yang belum lancar membaca merubungi pegiat Pustaka Ballak Kana, berlatih membaca didampingi kakak-kakak pegiat Pustaka Balla Kana yang dengan sabar terus memandu mereka.

Kegiatan itu berhenti di sore hari ketika maghrib semakin mendekat. Selanjutnya mereka berkumpul kembali di rumah salah seorang pemilik sanggar tari di daerah Binamu, bercengkerama sambil melakukan refleksi singkat tentang apa yang mereka sudah jalani sore itu.

Kak Lelaki Bugis berbagi tentang menulis

Kak Lelaki Bugis berbagi tentang menulis

Malam harinya, kedua perwakilan dari Kepo Initiative yang juga ikut berbagi buku itu lalu berbagi bersama teman-teman pegiat Pustaka Balla Kana. Apalagi kalau bukan berbagi tentang menulis.

Selama kurang lebih empat jam, percakapan seputar dunia tulis menulis berlangsung hangat. Acara tidak dimaksudkan sebagai pelatihan atau pengajaran, tapi sekadar berbagi pengetahuan tentang bagaimana membuat sebuah tulisan.

Rencananya bila ada waktu luang, Kepo Initiative akan bekerjasama dengan pegiat Pustaka Balla Kana untuk membuat semacam workshop menulis bagi para pegiat. Rencana ini bergulir melihat antusiasme teman-teman pegiat Pustaka Balla Kana yang ingin belajar menulis.

Lebih jauh tentang kegiatan ini bisa dibaca di tulisan kak Lelaki Bugis; Pustaka Balla Kana, Jeneponto

Vlog Daeng Ipul tentang kegiatan di Pustaka Balla Kana:

 

Inisiasi beberapa pegiat komunitas di Makassar untuk sama-sama belajar menulis
Posted in Catatan and tagged , , , .

Kelas Kepo

Inisiasi beberapa pegiat komunitas di Makassar untuk sama-sama belajar menulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *