Pedoman Penggunaan Huruf Kapital

ilustrasi

ilustrasi

Penggunaan huruf kapital atau huruf besar dalam sebuah tulisan terkadang memang masih membuat beberapa penulis pemula kebingungan. Padahal, penggunaan huruf kapital dalam sebuah tulisan cukup penting dan memengaruhi nilai sebuah tulisan.

Berikut adalah petunjuk penggunaan huruf kapital atau huruf besar dalam sebuah kata atau kalimat:

  1. Huruf pertama kata di awal kalimat.

Misalnya:
Mereka berjalan perlahan.
Siapa yang dimaksud?
Kita tidak harus bekerja bersama.

  1. Huruf pertama petikan langsung.

Misalnya:
Adik bertanya, “Kapan kita pulang?”
“Kemarin engkau terlambat,” katanya.
“Besok pagi,” kata Ibu, “dia akan berangkat.”

  1. Huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan.

Misalnya:
Allah
Yang Mahakuasa
Tuhan telah memanggil hamba-Nya.

  1. Huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.

Misalnya:
Mahaputra Yamin
Sultan Hasanuddin
Haji Agus Salim

* Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang.

Misalnya:
Dia baru saja diangkat menjadi sultan.
Tahun ini ia pergi naik haji.

  1. Huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.

Misalnya:
Wakil Presiden Try Sutrisno
Profesor Supomo
Laksamana Muda Udara Husen Sastranegara
Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian

* Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti nama orang atau nama tempat.

Misalnya:
Siapa gubernur yang baru saja dilantik?
Kemarin dia diangkat menjadi mayor jenderal.

  1. Huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.

Misalnya:
bangsa Indonesia
suku Sunda
bahasa Inggris

* Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa yang dipakai sebagai bentuk dasar kata turunan.

Misalnya:

mengindonesiakan kata asing
keinggris-inggrisan

  1. Huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.

Misalnya:
bulan Agustus
bulan Maulid
hari Lebaran
hari Natal
tahun Hijriah

  1. Huruf pertama nama geografi.

Misalnya:
Asia Tenggara
Banyuwangi
Bukit Barisan
Dataran Tinggi Dieng
Gunung Semeru
Terusan Suez

*Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah geografi yang tidak menjadi unsur nama diri.

Misalnya:
berlayar ke teluk
mandi di kali
pergi ke arah tenggara

  1. Huruf pertama semua unsur nama negara, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi, kecuali kata berjenis partikel seperti dan.

Misalnya:
Republik Indonesia
Majelis Permusyawaratan Rakyat
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 1995

* Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata yang bukan nama resmi negara, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi.

Misalnya:
negara berbentuk republik
beberapa badan hukum
kerja sama antara pemerintah dan rakyat
menurut undang-undang yang berlaku

  1. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta dokumen resmi.

Misalnya:
Perserikatan Bangsa-Bangsa
Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia
Rencana Undang-Undang Kepegawaian

  1. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak, ibu, adik, kakak, paman, saudara yang dipakai dalam penyapaan dan pengacuan.

Misalnya:
“Kapan Bapak berangkat?” kata Harto.
Surat Saudara sudah saya terima.
“Silakan duduk, Dik,” kata Ucok.
Besok Paman akan datang.
Mereka mengunjungi rumah Ibu Hasan.

* Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak dipakai dalam penyapaan atau pengacuan.

Misalnya:
Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
Semua kakak saya sudah berkeluarga.

*disarikan dari beberapa sumber

Inisiasi beberapa pegiat komunitas di Makassar untuk sama-sama belajar menulis
Posted in Tips and tagged , .

Kelas Kepo

Inisiasi beberapa pegiat komunitas di Makassar untuk sama-sama belajar menulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *